Kalkulator gratis · Kasir Dua

Kalkulator BEP & Balik Modal Usaha

Berapa unit yang harus terjual setiap bulan untuk menutup biaya, dan kapan modal usaha Anda kembali.

Cara menghitung modal usaha dan kapan balik modal (BEP)

BEP (Break Even Point) atau titik impas adalah kondisi di mana total pendapatan sama dengan total biaya — belum untung, belum rugi. Setelah titik ini terlewati, setiap penjualan mulai menghasilkan laba.

Rumus BEP

BEP (unit) = Biaya tetap per bulan ÷ (Harga jual per unit − Biaya variabel per unit)
BEP (rupiah) = BEP unit × Harga jual per unit

Bagian dalam kurung disebut margin kontribusi: uang yang tersisa dari setiap penjualan untuk menutup biaya tetap.

Contoh: warung kopi modal Rp10 juta

Biaya tetap per bulan (sewa, listrik, karyawan) Rp3.000.000. Harga jual per gelas Rp12.000, biaya variabel per gelas Rp5.000. Margin kontribusi Rp7.000 per gelas.

BEP = Rp3.000.000 ÷ Rp7.000 = 429 gelas per bulan — sekitar 15 gelas per hari. Di atas itu, barulah warung mulai untung.

Berapa lama modal kembali?

Kalau dari 429 gelas pertama biaya tetap sudah tertutup dan setiap gelas berikutnya menyumbang Rp7.000, maka untuk mengembalikan modal Rp10 juta diperlukan sekitar 1.429 gelas tambahan, atau kurang lebih 48 gelas per hari selama sebulan berikutnya.

Kalkulator lain

Kalkulator lain yang sering dipakai

Pertanyaan

Pertanyaan seputar perhitungan ini

Apa yang termasuk biaya tetap?
Biaya yang tetap dibayar walaupun tidak ada penjualan: sewa tempat, gaji karyawan, listrik, air, internet, dan penyusutan peralatan.
Apa bedanya dengan biaya variabel?
Biaya variabel mengikuti jumlah penjualan: bahan baku, kemasan, dan gas. Semakin banyak terjual, semakin besar biayanya.

Mau omzet warung tercatat otomatis tanpa hitung manual?

Kasir Dua mencatat setiap transaksi dan menampilkan omzet serta laba di dasbor. Gratis selamanya di 1 HP.

Gratis selamanya di 1 HP · tanpa biaya bulanan · tanpa potongan transaksi

💬 Chat WhatsApp📞